Kamis, 15 Februari 2024

Keuntungan Menanam Odot

 

 Rumput Odot

Rumput odot, atau dikenal juga sebagai rumput gajah atau rumput napier (Pennisetum purpureum), adalah salah satu jenis rumput yang sering digunakan sebagai pakan untuk hewan ruminansia seperti sapi, kerbau, dan kambing. Rumput ini memiliki pertumbuhan yang cepat dan kaya akan nutrisi, sehingga sering dijadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.




 

Beberapa alasan mengapa rumput odot sering dipilih sebagai pakan hewan ruminansia adalah:

 

1. **Kandungan Nutrisi**: Rumput odot mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, serat, karbohidrat, dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan hewan ternak.

 

2. **Toleransi terhadap Kondisi Lingkungan**: Rumput odot cukup tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, termasuk cuaca kering atau basah, sehingga dapat tumbuh dengan baik di berbagai daerah.

 

3. **Pertumbuhan Cepat**: Rumput odot memiliki pertumbuhan yang cepat, sehingga dapat dipanen dalam waktu yang relatif singkat setelah ditanam kembali.

 

4. **Ketersediaan**: Rumput odot umumnya mudah ditemukan dan tersedia di banyak daerah, sehingga menjadi pilihan yang praktis untuk pakan ternak.

 

5. **Kemudahan dalam Pengelolaan**: Rumput odot relatif mudah ditanam dan dikelola, sehingga cocok untuk peternak yang memiliki lahan terbatas atau tidak memiliki pengalaman yang luas dalam pertanian.

 

Namun, seperti halnya pakan lainnya, penting untuk memperhatikan pemupukan dan pengelolaan tanaman secara tepat guna agar rumput odot dapat memberikan hasil yang optimal sebagai pakan ternak. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan keseimbangan pakan dengan kebutuhan nutrisi spesifik dari hewan ternak yang dipelihara.

Rabu, 07 Desember 2022

Sejarah Kambing

 

Kambing, sejarah, jenis dan perawatannya

Menurut data Wikipedia, Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) merupakan adalah salah satu subspesies kambing yang dipelihara atau dijinakkan dari kambing liar Asia Barat Daya dan Eropa Timur. Kambing adalah anggota dari keluarga Bovidae dan bersaudara dengan biri-biri karena keduanya tergolong dalam sub famili Caprinae. Terdapat lebih 300 jenis kambing yang berbeda-beda.  

Kambing adalah salah satu di antara spesies yang paling lama diternakkan, yaitu untuk susu, daging, bulu, dan kulit di seluruh dunia. Pada tahun 2011, populasi kambing yang hidup di seluruh dunia mencapai 924 juta menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

            Kambing adalah binatang memamah biak (Ruminansia) yang berukuran sedang. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (daerah "Bulan sabit yang subur" dan Turki) dan Eropa. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai janggut, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berambut lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter - 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter - 15 sentimeter. Bobot kambing betina 50 kilogram - 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Kambing liar tersebar dari Spanyol ke arah timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang disukainya adalah daerah pegunungan yang berbatu-batu.

Kambing sudah dibudidayakan manusia kira-kira 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Biasanya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Dalam pengembaraannnya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua. Sementara kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.

kambing etawa
    

                                        Gb. Kambing Etawa

Kambing adalah hewan paling awal yang diternakkan oleh manusia. Analisis genetik paling terkini mengesahkan bukti penelitian purbakala bahwa kambing gurun Bezoar dari Zagros diduga merupakan asal-usul hampir semua kambing ternak saat ini.

            Kaum petani Neolitik mulai menggembalakan kambing liar terutama untuk mudah memperoleh susu dan daging, di samping juga kotoran yang digunakan sebagai bahan api, tulang, bulu dan bahan tambahan untuk pakaian, bangunan dan peralatan. Peninggalan kambing ternak yang berasal dari 10,000 tahun yang lalu ditemukan di Ganj Dareh, Iran. Kerangka kambing dapat ditemui dalam jejak-jejak penelitian purbakala di Jericho, Choga Mami

Djeitun dan Çayönü, membuktikan bahwa peternakan kambing di Asia Barat telah ada sejak antara 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Kajian-kajian terhadap bukti DNA membayangkan 10,000 tahun yang lalu sebagai tahun pertama kali adanya peternakan.

 Menurut sejarah, kulit kambing digunakan sebagai wadah air dan minuman keras dalam perjalanan serta transportasi minuman keras yang diperdagangkan. Kulit kambing juga digunakan untuk membuat perkamen.

Jenis Jenis Kambing di Indonesia

Jenis kambing yang beredar di Indonesia adalah Kacang, Etawa, Jawa Randu, Peranakan Etawa, Saanen, Saburai, Kambing Liar . (akan dibahas artikel selanjutnya).


Senin, 05 Desember 2022

Budidaya Rumput Odot

 

Pengertian Rumput Odot

Rumput Odot merupakan pakan hijauan yang dapat hidup disegala musimsehinggasangatbaik untuk dibudidayakan.Rumput odot dapat repon terhadap pemupukan dantumbuhmerumpun dan mudah menghasikan anakan. Tanaman ini suatu jenis hijauan pakanternakyang memiki kulitas tinggi dan sangat di sukai oleh ternak. Rumput odot jenis rumput yangunggul karena mempunyai produktis dan kandungan gizi yang tinggi serta memiliki palatabilitas yang tinggi untuk ternak ruminansia (Kaca dkk, 2019). Rumput Odot memiliki karakteristik akar yang kuat, batang yang lunak, ruas daun yang banyak danmudah dikomsumsi oleh ternak.

Kandungan Rumput Odot

Kandungan protein pada rumput odot sekitar 10-15% dan memilki kandugan serat kasar yang rendah (Urribarri dkk, 2005). Pennisetumpurpureumcv. Mottmemiliki produktivitas yang tinggi dan kandungan nutrisi yang bagus adalah tipedwarf (mini). Rumput ini mempunyai rasio daun/ batang yang lebih tinggi dibandingkan denganrumputunggul lainnya. Selain itu, rumput odot memiliki keungulan tahan terhadap kekeringan, danhanya bisa di propagasi melalui metoda vegetatif, zat gizi yang cukup tinggi sertamemiliki palatabilitas yang tinggi bagi ternak ruminansia (Lasamadi, dkk. 2013).

Teknis Budidaya Rumput Odot

Cara budidaya rumput odot tergolong mudah. Pertama, siapkan lahan yang akan ditanami rumput odot. Dalam persiapan ini lahan yang akan ditanami diolah terlebih dahulu. Pastikan lahannya gembur. Untuk itu, cara sederhana bisa dilakukan dengan cara cangkul atau cara modern bisa dengan ditraktor terlebih dahulu.



Kedua, Siapkan bibit rumput odot. Bibit Rumput odot bisa dipotongi terlebih dahulu dengan ukuran 20 an cm. Bibit rumput odot dianjurkan bila bibitnya minimal berusia 3 bulan atau lebih.

Ketiga, Siapkan lubang tanam yang akan dimasukkan bibit rumput odot dengan jarak minim 50 cm x 50 cm. Terlebih dahulu alangkah baiknya diberikan pupuk organic di lubang tanam yang akan ditanami rumput odot.

Keempat, Cara penanaman bisa dilakukan dengan cara ambruk atau tidur seperti penanaman tebu. Bisa juga dengan cara sedikit miring. Tidak disarankan menanam rumput odot dalam posisi tegak ke atas layaknya menanam bibit pohon ketela. Hal ini karena memperlambat pertumbuhan akar dan bisa berpotensi membuat bibit rumput odot mati.

bibit rumput odot


Pemupukan rumput odot

Rumput odot bisa dipupuk menggunakan urea atau Phonsza di usia minimal 1 bulan. Pemupukan bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pemberian pupuk organic juga sangat dianjurkan untuk menunjang pertumbuhan rumput odot secara optimal.

Pemanenan Rumput Odot

Rumput odot untuk tahap penanaman awal bisa dipanen di umur 100 hari. Mengapa demikian? Ini supaya rumput odot sudah punya induk batang bilamana dipanen masih ada stek yang tertinggal. Untuk pemanen berikutnya bisa dilakukan setiap 2 bulan sekali sesuai kebutuhan.

 

Kamis, 01 Desember 2022

Rumput Odot Sebagai "Bank Pakan" Peternak Kambing

 
Budidaya Rumput Odot; Solusi “Bank Pakan” dalam Ternak Kambing

Sebagaimana yang kita ketahui, Rumput odot (Pennisetum purpureum Cv. Mott) merupakan jenis rumput unggul yang mempunyai produktivitas dan kandungan zat gizi yang cukup tinggi serta memiliki palatabilitas yang tinggi bagi ternak ruminansia (Lasamadi dkk.,2013). Tanaman ini merupakan salah satu jenis hijauan pakan ternak yang berkualitas dan disukai ternak. Bibit Rumput odot ini dapat hidup diberbagai tempat, tahan lindungan, respon terhadap pemupukan, serta menghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi (Syarifuddin., 2006). Rumput gajah jenis ini berbeda dari rumput gajah yang biasa dibudidayakan oleh petani atau peternak saat ini.

Perbedaan rumput odot dengan rumput gajah

 Rumput gajah biasa tingginya sekitar 4,5 meter, sedangkan rumput odot bisa mencapai 1 meter dengan rumpun yang sangat rapat mirip pandan. Pada kondisi ini, tentunya rumput odot jauh lebih efisien dalam penggunaan lahan. Untuk lahan 1 meter persegi rumput gajah biasa hanya menghasilkan sekitar 29,5 kg/ha/tahun, maka rumput odot bisa mencapai sekitar 36 kg/tahun. Hampir semua bagian rumput odot bisa dimakan oleh sapi, sedangkan rumput gajah biasa hanya sekitar 60-70% saja (Purwawangsa dan Putera., 2014)

rumput odot


Hasil penelitian Kaca dkk. (2019) menunjukkan bahwa membudidayakan rumput odot sebagai usaha pemenuhan kebutuhan pakan ternak tidak mengalami kesulitan pada musim kemarau ataupun mengurangi waktu untuk menyediakan pakan ternak pada musim kemarau. Untuk meningkatkan produksi rumput odot yang maksimal maka perlu diberikan pupuk, salah satunya adalah dengan pemberian pupuk organik. Pupuk organik merupakan pupuk dengan bahan dasar yang diambil dari alam dengan jumlah dan jenis unsur hara yang terkandung secara alami.

rumput gajah


Pupuk organik dapat mengatasi akibat negatif dari penggunaan pupuk anorganik dengan dosis tinggi secara terus menerus, seperti turunnya kandungan bahan organik dan aktivitas mikroorganisme tanah, tanah menjadi padat dan terjadi polusi lingkungan (Sharma dan Mitra., 1991). Pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan ada dua macam yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair (Rizki., 2014). 

Limbah peternakan umumnya meliputi semua kotoran yang dihasilkan dari suatu kegiatan usaha peternakan, baik berupa limbah padat dan cair, gas, ataupun sisa pakan (Gunawan., 2005). Limbah ternak yang berpotensi sebagai sumber pupuk organik adalah feses dan urin kambing. Feses dan urin kambing mengandung kalium relatif lebih tinggi dari limbah ternak lain. Feses kambing mengandung Nitrogen (N) dan Kalium (K) dua kali lebih besar dari pada kotoran sapi (Balai Latihan Ternak., 2003). Oleh karena itu kandungan N dan K pada limbah kambing tersebut tinggi maka dapat dijadikan sebagai pupuk organik.

Rumput Odot untuk kambing

Rumput odot sangat cocok diberikan untuk kambing. Untuk itu, peternak dianjurkan menanam rumput odot selain bisa dijadikan "bank Pakan" yang sewaktu waktu bisa dibutuhkan, juga memang cukup disukai hewan ternak. Untuk mencegah kebosanan bisa diselingi dengan jenis rumput lain semisal rumput pakchong. 


 

Sabtu, 26 November 2022

Bibit Rumput Odot

  

Pengertian Rumput Odot

Barangkali ada yang belum faham diantara kalian apakah rumput odot itu? Ya, Rumput odot Adalah salah satu varietas  rumput gajah (Pennisetum purpureum), sering dikenal dengan sebutan Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass di luar negeri.  Tanaman ini dikenal mampu tumbuh pada saat musim kemarau dengan tanah yang tingkat kesuburannya rendah.

Asal Usul Rumput Odot

 Menurut Agung Saputra, rumput jenis ini pertama kali ditemukan oleh Dr.W. Hanna di Georgia, USA kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. Mott dan koleganya di Florida, USA. Di Indonesia sendiri, cikal bakal rumput ini dikembangkan pada tahun 2007 oleh tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Kanada asal Tulung Agung yang Bernama Pak Odot yang kemudian dikembangkan di seluruh Indonesia.

Produktivitas Rumput Odot

Produksi tanaman rumput odot yang cukup tinggi menjadi keunggulan tersendiri bagi rumput odot, terlebih pada musim penghujan batang rumput odot terasa lebih lunak sehingga sangat digemari oleh kambing dan domba serta Sapi. Keunggulan lain dari rumput odot adalah jumlah nutrisi yang cukup tinggi dibanding rumput Gajah biasa/ Kolonjono, sebagai ilustrasi jumlah protein kasar yang ada dalam daun rumput odot mencapai 12-14% bahkan ada yang mencapai angka 17 %, disamping itu tingkat kecernaan rumput odot mencapau 65-70%. Pada musim penghujan, interval pemotongan pad antara 30 sampai 40 dengan jumlah anakan rumput odot mencapai 20 anakan pada setiap 2x masa panen.

Pengembangbiakan Rumput Odot

Perkembangbiakan rumput odot dapat dilakukan dengan metode vegetatif, yaitu dengan menggunakan percabangan yang tumbuhnya paling baik. Pemotongan pada cabang-cabang tersebut dilakukan dengan alat yang tajam untuk menghindari luka pada batang, pemotongan dilakukan pada batang yang akan menjadi bahan tanaman/stek dengan panjang kurang lebih 30 cm.

Rumput odot dapat ditanam dengan menggunakan dua pola. Pertama adalah monokultur dimana dalam suatu lahan hanya ditanami oleh tanaman odot saja. Pola tanam yang kedua adalah dengan menanamnya di sela-sela tanaman lain. Jarak tanaman antar barisan adalah sekitar 50-75  cm. Pada setiap bedengan tanah yang akan ditanam odot, dapat ditanam 2 atau 3 stek.

tanaman rumput odot


Pemanenan Rumput Odot

Rumput odot bisa dipanen pertama kali  pada umur 70-80 hari. Beberapa ciri yang bisa diamati saat rumput odot siap panen adalah saat ruas batang sudah mencapai ukuruan 15 cm. Untuk umur panen selanjutya bisa 35 – 45 hari pada musim penghujan atau 40-50 hari pada musim kemarau.

Bagaimana cara memperoleh bibit rumput odot?

bibit rumput odot


Tenang saja, Vista Agro menjual bibit rumput odot dengan harga terjangkau. Untuk selengkapnya bisa WA ke 087838393451 atau dating langsung ke pusat pembibitan kami di Dusun Getas Kalongan RT 07/14 Tlogoadi Mlati Sleman. (Barat Yout Center Sleman).

Sumber : Artikel 

 

Ayo Bertanam Rumput Odot

 

 

Ayo Budidaya rumput odot. Mengapa? rumput odot punya banyak keunggulan lho. Rumput odot memiliki beberapa keunggulan yaitu batangnya relatif pendek, pertumbuhannya relatif cepat, lebih disukai oleh ruminansia, daunnya lembut dan tidak berbuku, dapat beradaptasi dengan lahan, dapat tumbuh sekitar 50-80 batang dalam satu rumpun dan yang penting tidak memerlukan perawatan yang khusus. Selain memiliki keunggulan tersebut, rumput odot memiliki kandungan nutrusu yang cukup baik yaitu kadar lemak daun 2.72%, kadar lemak batang 0.91%, CP daun 14.35%, CP batang 8.1 %, Digestibility daun 72.68%, digestibility batang 62.56%, dan protein kasar 14%.Mantap bukan? bikin hewan ternak kesayangan anda cepat gemuk sehingga bila dijual bernilai tinggi. 

Sekarang, rumput odot memang sudah banyak dibudidayakan untuk pakan hijauan ternak mereka seperti untuk kambing, sapi, kelinci atau kerbau. Nah artikel kali ini kita akan membahas tentang cara menanam rumput odot atau budidaya rumput odot. Berikut selengkapnya:

Pembibitan Rumput Odot

Bibit rumput odot berasal dari stek, bibit tersebut dipotong sepanjang 15 cm hingga 25 cm selanjutnya dibenamkan ke lahan, sebelum dilakukan penanaman sebelumnya lakukan pemupukan dasar pada lahan dengan menggunakan pupuk kandang dan lokasi tanam rumput odot tersebut mendapat sinar matahari yang cukup.

 
Model Tanam Rumput Odot

Rumput odot dapat ditanam dengan pola mono kultur atau dalam lahan hanya ditanami rumput odot saja. Namun rumput odot ini dapat ditanam sebagai tanaman sela yang dikombinasikan dengan hijauan lain karena tanaman ini memiliki ukuran lebih pendek, rumput odot ini dapat digunakan untuk menahan erosi lahan.

Cara Penanaman Rumput Odot



Pertama bersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Selanjutnya buatlah gundukan atau bedengan dengan lebar sekitar 60 cm-80 cm dan tinggi sekitar 20 cm. Pada setiap gundukan ditanam bibit minimal 3 ruas dan 2 ruas ditanam di dalam tanah di tengah gundukan jarak tanaman dalam barisan yaitu 50 cm – 75 cm, jarak tanam antar baris yaitu sekitar 75 cm hingga 150 cm.

bibit rumput odot


Pemupukan Rumput Odot

Untuk pemupukan dasar, berikan pupuk kandang sekitar 3 ton per hektar lahan. Untuk mempercepat pertumbuhan rumput odot dapat diberi pupuk kembali setelah berumur sekitar 15 hari setelah tanam dengan menggunaan NPK sebanyak 60 kg/hektar dan pupuk cair atau urin kambing fermentasi digunakan bahan pupuk cair untuk pemupukan dengan aplikasi disemprotkan ke tanaman tanah.

Pemanenan rumput Odot

Rumput odot dapat dipanen setelah berumur sekitar 70 hari hingga 80 hari. Ciri rumpur odot yang siap panen yaitu terdapat ruas batang telah berukuran 15 cm. Umur panen pada musim penghujan yaitu 35-45 hari, pada musim kemarau yaitu 40-50 hari. Cara pemanenan rumput ini yaitu dengan memotong rumput pendek sejajar dengan tanah. Namun disarankan untuk pemanenan pertama kali dipanena setelah 60 hari atau lebih atau tunggu hingga batangnya berukuran sekitar 30 cm hingga 40 cm.

 

Senin, 27 Desember 2021

budidaya rumput odot menguntungkan bagi peternak lho.

Rumput odot adalah salah satu pakan ternak bergizi tinggi bagi proyek penggemukan Hewan ternak seperti kambing atau domba, kerbau, sapi, dan kuda serta rusa. 
Mudah dibudidayakan 
Rumput odot mudah dibudidayakan di berbagai kondisi lahan baik ladang, sawah, pekarangan di Dataran tinggi, rendah atau pesisir.
Pertumbuhan cepat. 
Rumput odot cepat tumbuh bila ditanam di lahan subur, gembur, kaya unsur hara. Dalam waktu tiga bulan dari penanaman, rumput odot bisa dipanen untuk hewan ternak. 
Efektif efisien bagi peternak 
Dengan menanam rumput odot, peternak tidak harus mencari rumput pakan setiap hari yang cukup menyita waktu. Dengan adanya odot hasil budidaya sendiri, petani bisa memanen sesuai Kebutuhan. 

Waktu yang ada bisa Lebih efektif efisien, digunakan untuk kegiatan lainnya, semisal kerjaan, keluarga, dll